Tanggal 30 desember 2014 sampai 1 Januari 2015 saya
mendapatkan sebuah kesempatan yang tidak
akan pernah terlupakan dalam hidup saya. Saya menjadi relawan dalam sebuah
acara lomba voli tuna netra (goalball) dan jalan sehat se- Jawa. Acara
diselenggarakan oleh komunitas sahabat mata di Semarang bertempat di Mijen Kota
Semarang yang dipimpin ataupun didirikan oleh bapak Basuki yang juga seorang
tuna netra. Saya mendapatkan pengalaman luar biasa disana saya bertemu dengan
teman – teman baru sesama relawan dan juga teman – teman tuna netra peserta
lomba dari berbagai jurusan. Saya belajar dan memahami arti hidup ini lebih
dalam memahami bagaimana kita seharusnya menjalani hidup ini , mensyukurinya,
dan berjuang. Saya berfikir bagaimana kesabaran mereka dalam menjalani hidup
ini.
Banyak dari mereka rata – rata bekerja sebagai tukang pijat,
banyak juga dari mereka yang masih sekolah bahkan kuliah,ada pengusaha
kerudung, ada juga penjual kerupuk. Bisa dibayangkan tidak bagaimana seorang
tuna netra berjualan kerupuk menawarkan kerupuk di sepanjang jalan, bisa dibayangkan
tidak bagaimana seorang tuna netra bisa kuliah di balik keterbatasan mereka. Saya
sempat mewawancarai teman – teman yang kuliah bagaimana mereka menjalani proses
perkuliahan mereka, selama mereka kuliah mereka hanya mengandalkan pendengaran
mereka , mereka tidak pernah membaca karena keterbatasan buku teks yang ditulis
dengan huruf braile, mereka hanya mengandalkan pendengaran dan ingatan mereka. Saya
yang normal berfikir saya aja sering tidur di kelas karena mendengarkan dosen
mengajar , saya jadi malu dengan mereka. Ada juga dari mereka adalah atlit –
atlit paragames, baik tingkat jateng maupun nasional.
Saya jadi malu atas perjuangan dan semangat mereka dalam
menjalani hidup ini, saya belum memanfaatkan hidup ini dengan sebaik
baiknya.terima kasih ya allah atas pengalaman , kesempatan yang telah engkau
berikan kepada hamba , engkau ridoi hamba untuk belajar dari mereka para tuna
netra.
Catatan ini saya buat supaya semua orang hidup dengan penuh
rasa syukur. Terima kasih kepada pak Basuki,
teman – teman relawan Unnes ada mbak Lala, Dyah Gayatri, Umai, septi,
Tika, Dewi, Hani, Inai, Mila, mabk Sholi, mbak Iza, mas Hadi, relawan Undip
(Mas Furqon, Acid), relwan Unisula(Bima, dan Puji) . Mas sofian, mbak Ida
penyiar radio di 107.4 Fm (radio sahabat mata) yang juga tuna netra. Peserta lomab
goalball dan jalan sehat tuna netra se Jawa yaitu mas satrio, mas Sabit, pak
Priyono, pak Suhudi, Pak Doni, mas Atep, mas Fendi , mas Dani , mas Gilang, Mas
Susilo , mas Nanang, mbak Sarofiah, mbak Ida, mas Joyo, mas hendra, mas Slamet,
mas Baroni , mas Tyo dan banyak lagi
peserta lain saya lupa namanya satu persatu.
Selamat bagi grup
Yaketonis sebagai juara satu, grup singa Merah juara 2, grup GSC Solo juara 3,
dan Grup Segar Bugar juara 4. Oh iya terima kasih juga kepada para sponsor dari
Marimas, air mancur, dan masih banyak lagi sponsor lain saya lupa namanya.
Semoga kita bisa dipertemkan dalam kesempatan yang lain lagi. Wasaalamualaikum.